Dewasa ini banyak bisnis, tentara dan ilmu politik melihat teori Sun Tsu untuk membuat organisasinya terus melaju. Mari kita lihat penerapan strategi dari faktor manusia yaitu penguasa (raja), pemegang komando (panglima dan perwira) dan tentara (serdadu).
Penguasa :
Moral penguasa :
...yang membuat rakyat menyetujui dan sepenuh hati mendukung penguasa, serta bersedia mengikutinya dalam hidup atau mati tanpa takut menghadapi bahaya.
Hal lain Sun Tsu mengatur hubungan antara penguasa dan panglima menyatakan :
"Pihak di mana para panglima tidak di pengaruhi oleh penguasa akan menang".
Itu berarti penguasa dalam operasi militer telah mendelegasikan secara penuh kepada panglima akan mudah panglima memperoleh kemenangan. Terlihat pembagian peran antara penguasa politik dengan panglima komandan militer. Sun Tsu sangat menyoroti campur tangan penguasa yang membawa bencana :
Penguasa :
Moral penguasa :
...yang membuat rakyat menyetujui dan sepenuh hati mendukung penguasa, serta bersedia mengikutinya dalam hidup atau mati tanpa takut menghadapi bahaya.
Hal lain Sun Tsu mengatur hubungan antara penguasa dan panglima menyatakan :
"Pihak di mana para panglima tidak di pengaruhi oleh penguasa akan menang".
Itu berarti penguasa dalam operasi militer telah mendelegasikan secara penuh kepada panglima akan mudah panglima memperoleh kemenangan. Terlihat pembagian peran antara penguasa politik dengan panglima komandan militer. Sun Tsu sangat menyoroti campur tangan penguasa yang membawa bencana :
- Memerintahkan tentara untuk maju ( campur tangan komando militer )
- Ikut serta mencampuri urusan administrasi, jika tidak mengetahui persoalan internal militer
- Mencampuri urusan pelaksanaan tanggung jawab dan komando apabila tidak memahaminya
Dari ke tiga hal tadi kalau dilakukan akan menghasilkan hasil akhir :
"Jika tentara kebingungan dan curiga, maka negara tetangga pasti akan menimbulkan masalah. Hal sama dengan pepatah : Tentara kebingungan memberi kemenangan pada musuh".
Panglima :
Untuk Panglima, Sun Tsu mengulang tentang kepemimpinan militer :
" Kepanglimaan komandan menunjukan kepada sifat-sifat yang di miliki panglima seperti kearifan, ketulusan, kebapakan, keberanian dan disiplin".
Ada pula sifat negatif panglima yang harus di hindari yaitu :
"Jika tentara kebingungan dan curiga, maka negara tetangga pasti akan menimbulkan masalah. Hal sama dengan pepatah : Tentara kebingungan memberi kemenangan pada musuh".
Panglima :
Untuk Panglima, Sun Tsu mengulang tentang kepemimpinan militer :
" Kepanglimaan komandan menunjukan kepada sifat-sifat yang di miliki panglima seperti kearifan, ketulusan, kebapakan, keberanian dan disiplin".
Ada pula sifat negatif panglima yang harus di hindari yaitu :
- Ia dapat terbunuh jika ia sembrono
- Jika ia pengecut, maka ia dapat tertawan
- Bila lekas marah, ia dapat mudah di hasut
- Jika gila hormat, ia mudah di hina
- Bila ia terlalu perasa terhadap orang, ia mudah dapat di goda
Kehancuran suatu tentara dan kematian panglimanya di sebabkan ke lima kekurangan ini.
Tentara :
Di bawah panglima ada tentara yang mempunyai 2 dimensi penting yaitu kuantitas(kekuatan) dan mutu(pelatihan). Dari dua dimensi tersebut perlu ada doktrin (susunan dan organisasi) dan disiplin (motivasi).
Menurut Sun Tsu :
" Jika panglima membelai pasukannya tetapi tidak dapat menggunakannya, jika ia menyayangi mereka secara berlebihan tetapi tidak dapat memberikan perintah, jika pasukannya tidak teratur tetapi ia tidak dapat mendisiplinkan mereka, maka mereka lebih mirip gerombolan yang memanjakan dan tidak berguna sama sekali.
Itu lah 3 pilar faktor manusia pada teori Sun Tsu. Saya sebagai tenaga pemasaran dalam memperoleh bisnis selalu berhadapan dengan ke tiga kondisi tersebut. Itu mewajibkan kita tidak boleh mengeluh sedikitpun di hadapan pesaing dan selalu kuat berdiri tegak di depan pesaing kalau tidak kita akan " tertawan dan terpenjarakan". Teori Sun Tsu sangat mengilhami dunia bisnis dan ilmu marketing dalam menghadapi situasi perdagangan bebas dunia ke depan. Apalagi telah di bukanya perdagangan bebas AC-FTA ( China-Asia ) Januari 2010 ini.
Reference : Sun Tsu War and Management, Wee Chow Hou
The Gita of Management, Anand Krishna
Tentara :
Di bawah panglima ada tentara yang mempunyai 2 dimensi penting yaitu kuantitas(kekuatan) dan mutu(pelatihan). Dari dua dimensi tersebut perlu ada doktrin (susunan dan organisasi) dan disiplin (motivasi).
Menurut Sun Tsu :
" Jika panglima membelai pasukannya tetapi tidak dapat menggunakannya, jika ia menyayangi mereka secara berlebihan tetapi tidak dapat memberikan perintah, jika pasukannya tidak teratur tetapi ia tidak dapat mendisiplinkan mereka, maka mereka lebih mirip gerombolan yang memanjakan dan tidak berguna sama sekali.
Itu lah 3 pilar faktor manusia pada teori Sun Tsu. Saya sebagai tenaga pemasaran dalam memperoleh bisnis selalu berhadapan dengan ke tiga kondisi tersebut. Itu mewajibkan kita tidak boleh mengeluh sedikitpun di hadapan pesaing dan selalu kuat berdiri tegak di depan pesaing kalau tidak kita akan " tertawan dan terpenjarakan". Teori Sun Tsu sangat mengilhami dunia bisnis dan ilmu marketing dalam menghadapi situasi perdagangan bebas dunia ke depan. Apalagi telah di bukanya perdagangan bebas AC-FTA ( China-Asia ) Januari 2010 ini.
Reference : Sun Tsu War and Management, Wee Chow Hou
The Gita of Management, Anand Krishna
Tidak ada komentar:
Posting Komentar